Minggu, 02 September 2012

BERTAHAN DIDALAM MASA TUNGKU API




Ada beberapa orang Yahudi, yang kepada mereka telah tuanku berikan pemerintahan atas wilayah Babel, yakni Sadrakh, Mesakh dan Abednego, orang-orang ini tidak mengindahkan titah tuanku, ya raja: mereka tidak memuja dewa tuanku dan tidak menyembah patung emas yang telah tuanku dirikan."
Sesudah itu Nebukadnezar memerintahkan dalam marahnya dan geramnya untuk membawa Sadrakh, Mesakh dan Abednego menghadap. Setelah orang-orang itu dibawa menghadap raja,
berkatalah Nebukadnezar kepada mereka: "Apakah benar, hai Sadrakh, Mesakh dan Abednego, bahwa kamu tidak memuja dewaku dan tidak menyembah patung emas yang kudirikan itu?
Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: "Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini.
Maka meluaplah kegeraman Nebukadnezar, air mukanya berubah terhadap Sadrakh, Mesakh dan Abednego; lalu diperintahkannya supaya perapian itu dibuat tujuh kali lebih panas dari yang biasa
...
Berkatalah Nebukadnezar: "Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh danAbednego! Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya, dan melanggar titah raja, dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah allah manapun kecuali Allah mereka.
Sebab itu aku mengeluarkan perintah, bahwa setiap orang dari bangsa, suku bangsa atau bahasa manapun ia, yang mengucapkan penghinaan terhadap Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego, akan dipenggal-penggal dan rumahnya akan dirobohkan menjadi timbunan puing, karena tidak ada allah lain yang dapat melepaskan secara demikian itu."

Daniel 3: 12-29


Membaca Daniel  3:12-29 mengingatkan saya kembali mengenai situasi di negeri ini yang semakin hari smakin menyulitkan, kapitalisme semakin kuat, yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin begitu seperti lagu melayu yang terkenal di era 70 an di negeri ini. semangat primordialisme semakin kentara, standar ganda pun semakin nyata terlihat di negeri ini. kebenaran bukan berdasarkan hakekat kebenaran yang absolut, melainkan suara terbanyak adalah sebuah kebenaran, yang terpenting adalah dukungan suara mayoritas. tawarannya pun semakin jelas ikut arus atau terhanyut dan menderita.

Tungku api besar tengah dinyalakan di negeri ini, tungku api yang akan melumat hangus hingga habis siapa saja yang tidak mau kompromi, siapa saja yang tidak mau menerima bahwa kebenaran berdasarkan suara mayoritas, serta yang akan menjadika abu siapa saja yang berani berpegang pada integritasnya.

Jika anda mau untuk tetap bertahan di dalam integritas yang seturut kehendak ALLAH didalam Almasih Isa AS / Yesus Kristus, maka anda harus memiliki hal-hal dibawah ini, entah anda seorang pemimpin atau murid, entah anda pemipin gereja atau jemaat umum yang biasa-biasa saja :


1. KEBERANIAN MENGAMBIL KEPUTUSAN UNTUK MEMILIKI TOTALITAS

Pada suatu kali banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. Sambil berpaling Ia berkata kepada mereka:
...
Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.

Lukas 14:25-33


Anda harus menetapkan hati dengan perhitungan yang sungguh-sungguh sebelum anda melakukan perjalanan panjang didalam proses membangun dan mempertahankan bangunan integritas anda, karena tanpa mengambil keputusan ini terlebih dahulu, anda akan mengalami kesulitan dalam membangun serta mempertahankan kemajuan pembangunan integritas anda.


2. MILIKILAH YESUS KRISTUS SEBAGAI PONDASI UTAMA IMAN 
YANG TIDAK BISA DITAWAR

Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.

1 Kor 3:11


Anda diwajibkan hanya memilii 1 pondasi ini saja bagi iman anda. Tidak boleh anda tambah dengan yang lain, hanya Almasih Isa AS / Yesus Kristus saja pondasi iman anda. Dasar iman anda tidak boleh dicampur dengan kuasa-kuasa lain dari dunia ini. exp : DOGMA, uang, tahta, roh-roh penguasa yang lain.


3. INTEGRITAS YANG DIBANGUN DENGAN BAHAN BANGUNAN YANG BERKUALITAS

Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya. Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami, sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.

1 Kor 3:10 dan 12-13

"rega anggawa rupa" merupakan idiom bahsa jawa yang dalam bahasa Indonesianya dapat diterjemahkan dengan "harga membawa kualitas". Jika kita ingin membangun rumah yang kokoh maka kita juga harus meletakkan diatas pondasi yang teguh itu bahan-bahan bangunan yang berkualitas. Demikian juga dengan bangunan Integritas kita, jika kita sembarangan memilih maka kita akan mengalami kerugian, karena setiap rumah integritas akan mengalami proses uji kelayakan yang ketat. dan Yesus / Isa-pun didalam Matius 7 : 24-27 menekankan betapa pentingnya Firman TUHAN didalam kehidupan orang percaya.

4. TIDAK BOLEH ADA "DELAY" / PENUNDAAN  PROSES PEMBANGUNAN INTEGRITAS KEHIDUPAN ANDA

Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah, yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal. Dan itulah yang akan kita perbuat, jika Allah mengizinkannya.

Ibrani 6:1-3


Anda harus berani membayar harganya, didalam proses pembangunan rumah integritas anda, anda harus berani tetap fokus dan tidak menyerah untuk terus bergerak dalam pembangunan ini, anda harus ketat didalam "scedule" dan arah pembangunannya.

Milikilah ke 4 hal di atas dan anda akan memperoleh kekuatan untuk tetap bertahan di dalam iman kepada Almasih Isa AS / Yesus Kristus, sekalipun berat tantangannya : "TUNGKU API". dan Daniel 3: 12-29 mencatat dengan jelas bahwa mereka yang tetap menjaga integritas hidupnya akan menyaksikan "happy ending" / kemenangan dan banyak jiwa yang datang kepada TUHAN kita.

AMEN. GBU ALL


============


Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

Kol 2:7





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KUASA DARAH YESUS MENURUT WAHYU 1:5b

... Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya. Wahyu 1:5 b (TB) Kothbah Oleh: Ev. Sonny C...